Monday, 11 February 2013

Dunia Bukan Syurga

Repost- post asal 16/01/13

Last wednesday, i went out for Russian class replacement. On the way balik rumah, i was bullied by Russian. How??? I'm using one of the Russian transport called Tram to reach home. Before entering the tram, i have to scratch my Transport card. Since i'm paying for one month, i can use it unlimited with 3 minute gap. 

    When i already scratch my card, ready to enter the trem, there was a russian FEMALE push me away from the entrance hardly and used my entrance. So, i have to let the other passenger to go first since i have to wait for 3 minute. 

   SERIOUSLY? 3 minute??? Standing alone at the entrance while 'mata-mata liar' watching me as a stranger, a foreigner. 
   @#$%!!! Yeah, that was i thought at the first place. Is it because i'm small, they can easily bulling me? I am all alone without my family around, surrounded with people who are totally different with me. Siapalah tidak sedih dan down kan? I kept thinking but my thought keep me sad and unhappy.
   Another case during form 4 which i'm a new student, was bullied by my senior. She asked me to washed her clothes. (harharhar now, this thing turn to something funny for me to remember)

trem by

The night that my card used by the Russian, seriously i was cried. Yeah, i felt so sad man. My confident level totally down. After tired of crying, i open my lattop and facebooking. I saw a post about Palestinian. His house and shop were bombed by Israel's army. A journalist ask him,

" How you feel about it?"
"Allah sent those people to test me" he said with smile without sadness in his face.

Subhanallah, this post moved me. I realise something BIG.

If you were bullied, if you were treat badly or no matter how cruel world treat and against you, LA TAHZAN, jangan bersedih.

Allah sending those people to test you and the most important thing is, Allah try to speak to you, telling you that



         "WORLD is not HEAVEN"

                   "DUNIA bukan SYURGA"


Dunia bukan taman-taman syurga yang mengalir sungai dibawahnya. Dunia, tempat berkumpulnya yang beriman dan yang kafir, yang melakukan kebaikan juga kejahatan, yang membina juga yang merosak, yang memerlukan keadilan juga yang menindas dan dipenuhi dengan undang-undang dunia yang tidak pernah adil. So, how can we expect world to be just like heaven and peaceful place to stay? NO!!! Jauh sekali beza antara dunia dan syurga. Dunia bukan syurga.

Those people which Allah send is a reminder for me, for all of us untuk sentiasa merindukan syurgaNya, tempat dimana penghuni-penghuninya berbahagia dan bergembira menikmati hidup yang hakiki lagi abadi.

"Pada ketika hari terjadi kiamat, pada hari itu, manusia terpecah-pecah dalam kelompok. 
Maka, ada pun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, maka mereka dalam taman syurga bergembira. 
Dan adapun orang-orang kafir yang mendustakan ayat-ayat kami serta mendustakan pertemuan dengan hari akhirat, maka mereka tetap berada di dalam azab neraka" Surah Ar- Rum (30) Ayat 14-16

 "Maka, bersabarlah engkau, sungguh, janji Allah itu benar dan jangan sekali-sekali sampai orang-orang yang tidak meyakini kebenaran ayat-ayat Allah itu mengelisahkan engakau" Surat Ar- Rum Ayat 60

Dulu, kini dan masa akan datang, buang marah dan dendam pada someone that doing bad thins to you. Instead of HATE, convert it to MISS. Rindu.. Rindu pada siapa? Rindu pada Allah, rindu pada syurgaNya yang tiada siapa yang akan saling menyakiti.

Tabarakallah.

















Sunday, 10 February 2013

MR. COLD is here + Miss Pisang Goreng = Heaven

Gambar ni di ambil dekat VDNKH, outside our X-HOSTEL hahaha actually this picture for the last winter.


Today, i went out to Izmailovskaya for my Philosophy's zachut.

I'm freezing out there. Its -21°C already. SEJUKNyerrrrrr,,,, Balik jer, sampai rumah, think about eating something panas2 macam.. PISANG GORENG and take some hot chocolate untuk panaskan badan. Buka peti sejuk, goreng pisang, maka jadilah pisang goreng.



Pisang goreng, Moscow. Mana mau cari :)
(walaupun rupa dia x la memberansangkan sangat tapi boleh la)

Owh gosh, dapat makan pisang goreng dekat Moscow ni, pergh, HEAVEN. Pisang tu actually bukan pisang untuk digoreng and serious da masak tapi... I'm craving for this PISANG GORENG. Like i mention before, heaven dapat makan pisang goreng.. Sedap giler. 

Untuk resepi pisang goreng yang sedap dan banyak lagi resepi-resepi lain, 



Hot chocolate untuk orang sihat macam saya :) seriously nice


Alhamdulillah, already dapat banyak zachut. I'm done with my Histology, Phisiology, Pyscology, Philosophy, Bioethicks, Emergency Medical, Pyhsical Education, Nursing and maybe i forget some subject.  Have to collect few zachut left, Anatomy, Russian Class and biochemistry.. 

Fuhh.. Have to focus on my Exam for Anatomy and Histology 0_O but i'm ending here posting THIS story.



Halal Food around Moscow


Assalamualaikum Muslim/Muslimah readers,

Are you new in Moscow? Looking for halal food? I can suggest you many places that you can go and eat instead of cooking by yourself at home due to afraid of accidently eating non-halal food.




FOOD IN HALAL RESTAURANTS




One of the places that i usually go, Lenninsky Prospekh Metro, Gagarinski Mall  ulitsa Vavilova, 3, ТРЦ Гагаринский, Москва, Russia, 119334, you may found halal food restaurant with HALAL logo.


MOSCOW METRO MAP
HOW TO GO???

Easy!!! you can simply use Metro and walk for 4/5 minute. 



From Lenninsky prospekh, orange line, heading through the tail. Exit the door and turn RIGHT. After that, turn RIGHT again. Go straight until you see the traffic light. You are now standing right in front of Gagarinsky Mall.


GAGARINSKII



Masihkah Ada Pemilik Mahar Tinggi?



Speak about Marriage, women nowadays are just to materialistic on finding the right future husband. Mesti setaraf dengan status pendidikan, mesti lepasan universiti, mesti ada kereta, kerjayanya mesti lebih dari 4k and all that stuff that mention about material semata-mata. Bila dah jumpa calon yang sesuai pula, masing-masing berlumba-lumba dengan tingginya mas kawin seolah-olah ibubapa menjual anak gadis mereka diatas nama pernikahan. 

 Namun, wahai wanita yang mengejar kebahagiaan, jangan pernah lalai untuk menilai tentang agama bakal suami dan ketaqwaannya kepada Allah. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim dinyatakan dengan jelas,

 "dinikahi seseorang itu kerana 4 perkara: harta, keturunan, kecantikan dan agama. Maka, pilihlah agamanya, nescaya dirimu akan beroleh keuntungan"



Wahai Wanita bergelar muslimah,

Mari kita lihat perbezaan kita dengan Ummu Sulaim, pemilik mahar tertinggi. Mas kahwinnya bukanlah ribuan mahupun jutaan wang melainkan keislaman Abu Thalhah menandingi semua harta yang wujud di alam fana ini, sekaligus meletakkan Ummu Sulaim sebagai pemilik mahar tertinggi. Meskipun Abu Thalhah pada mulanya melamar Ummu Sulaim dengan emas dan perak, Ummu Sulaim tetap menolak dengan tegasnya, membuktikan betapa unggulnya akal dan kuatnya keimanan Ummu Sulaim terhadap penciptanya. 

Lihatlah, betapa kehambaan dan cinta Ummu Sulaim terhadap Allah hingga menolak segala kemewahan yang disediakan oleh Abu Thalhah. 

Seringkali menjadi dialog orang ramai:

"Hello!!! cinta mana boleh bagi makan wooo. We need money to survive"

 Mengapa perlu mempersoalkan status material lelaki? Bukankah rezeki itu di tangan Allah? Jika baik amalannya, HEBAT kehambaannya kepada Allah, Insya Allah segala-galanya akan baik. Sebab apa? Bukankah Islam itu agama Allah, dan Islam itu merangkumi seluruh aspek, cara hidup yang baik. Jika keimanannya teguh kepada Allah, insya Allah, 'dia' akan patuh dan mengikuti cara hidup Islam, termasuklah dalam aspek kekeluargaan dan tanggungjawap suami terhadap Isteri dalam menyediakan kelengkapan untuk Isteri. So, no worries dalam hal kewaangan :)

Apalah gunaanya harta dan kedudukan bila tidak memperolehi kebahagiaan? Apalah guna suami berpangkat tinggi, jika tidak mengikuti syariat Allah, melanggar batas-batas agama, tidak takut kepada Allah, melanggar hukum-hukum pernikahan, lantas membawa kepada keretakan rumah tangga.

Masihkah ada pemilik mahar tinggi seperti Ummu Sulaim tatkala dunia semakin menghimpit, menuntut penguninya memeluk dunia melebihi akhirat? 

Betapa berbezanya pandangan Ummu Sulaim jika dibandingkan dengan wanita masa kini. Itu pandangan wanita. Pandangan wanita bergelar muslimah pula? Saya harap, pandangan muslimah yang membaca juga sama pandangannya dengan Ummu Sulaim, meletak cinta Allah melebihi cinta dunia agar tenang menjalani kehidupan, di dunia dan akhirat Insya allah.

#Semoga para pembaca sentiasa dibawah naungan rahmat Allah dan menemui pasangan yang mencinta kerana cinta pada Pencipta yakni Allah, zat yang maha kaya.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...